Menatap kosong
Kehampaan membawaku menjauh
dari dunia tempatku merenung
Menuju entah, mungkin kan hilang resah.
Aku
Sepeti tulang dan daging
Sekantung darah
Makna pernahkah ada
Kuputar jam dinding
Kepada waktu dimana aku harusnya mencintaimu
Kepada waktu dimana seharusnya aku bersamamu
Kepada waktu, yang kuinjak atas nama ego besarku
Masih aku dihantui
Oleh airmata yang tak kau tunjukkan
Oleh tangisan yang kau tahan
Maaf
Tak sampai sejuta kali memang aku berucap maaf
karna sepertinya sejuta kalipun sama
Kilat dimatamu menunjukkan itu
Bahkan tanpa ku harus menatap
Di kilang waktu dimana airmataku disuling
Aku berharap akan senyum bahagiamu
Seperti saat kita saling menggenggam
Saling rindu, bahkan saat dalam dekapan
Aku tak berharap kembali
Sama sekali tidak
Ini tentang bagaimana aku dihantui rasa bersalah
Tumbuh menjadi parasit yang meletupkan hati
Kilas pada waktu
Aku berbaring dipangkuanmu
Melepas segala lelah, mungkin juga resah
Meski kaupun aku
Kilap matahari kala senja
Yang dulu tak pernah kita lihat
Bertudung pada waktu
Sembunyi atas ragu
Padahal senjakala selalu indah
Untuk mengerdilkan ego besarku
Yang terlambat kusadari indahnya
Hingga ia mekar, mengembang senyum
Jauh lebih indah dari yang terbayangkan
Dibawah senjakalarasa,
Aku senang melihatmu bahagia ^^
Kehampaan membawaku menjauh
dari dunia tempatku merenung
Menuju entah, mungkin kan hilang resah.
Aku
Sepeti tulang dan daging
Sekantung darah
Makna pernahkah ada
Kuputar jam dinding
Kepada waktu dimana aku harusnya mencintaimu
Kepada waktu dimana seharusnya aku bersamamu
Kepada waktu, yang kuinjak atas nama ego besarku
Masih aku dihantui
Oleh airmata yang tak kau tunjukkan
Oleh tangisan yang kau tahan
Maaf
Tak sampai sejuta kali memang aku berucap maaf
karna sepertinya sejuta kalipun sama
Kilat dimatamu menunjukkan itu
Bahkan tanpa ku harus menatap
Di kilang waktu dimana airmataku disuling
Aku berharap akan senyum bahagiamu
Seperti saat kita saling menggenggam
Saling rindu, bahkan saat dalam dekapan
Aku tak berharap kembali
Sama sekali tidak
Ini tentang bagaimana aku dihantui rasa bersalah
Tumbuh menjadi parasit yang meletupkan hati
Kilas pada waktu
Aku berbaring dipangkuanmu
Melepas segala lelah, mungkin juga resah
Meski kaupun aku
Kilap matahari kala senja
Yang dulu tak pernah kita lihat
Bertudung pada waktu
Sembunyi atas ragu
Padahal senjakala selalu indah
Untuk mengerdilkan ego besarku
Yang terlambat kusadari indahnya
Hingga ia mekar, mengembang senyum
Jauh lebih indah dari yang terbayangkan
Dibawah senjakalarasa,
Aku senang melihatmu bahagia ^^
Komentar
Posting Komentar